Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2022
Gambar
Bayangan  Kemarin aku bermimpi berjumpa pelangi Begitu dekat dan warnanya mencolok Saat aku terbangun, tanganku masih mencoba 'tuk meraihnya Sekedar ingin merasakan sentuhan bening warnanya Namun aku tersadar bahwa mimpi masih satu marga dengan imajinasi Apa kekuatanku?  Tak ada Dalam kabut pagi aku bertanya Apakah pantas pandanganku tertuju pada keelokan hambaNya?  Dalam kabut aku berdoa Mohon izinkan temu dengan keindahan akhlaqNya, meski terulang hanya dalam mimpi Dalam kabut aku berharap Semoga hatiku bisa menerima anugrah, meski kabut sudah tergantikan oleh surya yang nyata kehangatannya
 Tuhan tak pernah gagal melukis meganya Dia yang menjadikan pagi bagai lembaran putih tak bernoda Dia memberi kesempatan bagi Harapan-harapan yang pernah hilang, hancur.  Memberi jalan untuk langkah-langkah baru Pagi hari hidup bersama semangat dan kebahagiaan Hamparan langit putih biru,  burung-burung terbang menari berpasang-pasangan Sungguh rahmat Allah begitu agung
 Pagi yang tak begitu dingin Namun ia tetap bersama dengan Kabut dan tetes embunnya Pada sirip daun, kelopak bunga Ujung ujung ruas padi di sampingku Duduk menikmati suara air, angin, dan nyanyian bebek, tentunya  dengan saling bersautan satu dengan lainnya Asyik, ditambah dengan bumbu keindahan klasik kereta yang melaju di bawah terik yang malu-malu  Burung menari cantik, membelah awan Ia selalu punya pesona, sehingga menarikku untuk menatapnya hingga jauh Begitupun belalang yang mencuri perhatian, lewat sela-sela padi  Jadi teringat dulu suka jadi sasaranku saat main ke sawah Beberapa detik setelah ku tulis ini, suasana mulai hangat Mentari begitu cepat menampilkan keelokan sinarnya Menandakan aku harus segera beranjak dari tempat ternyamanku menikmati 'parasmu' maaf kali ini hanya sejenak singgah_
  Setidaknya ada hikmah dibalik keMAUan. Mau mencoba, Mau berjalan, Mau berfikir, Mau berdoa, tentunya juga Mau bangkit setelah jatuh ber"kali-kali". Latih dirimu untuk kuat dengan berbagai rintangan, ages. Ga harus semuanya berhasil sekarang, karena kalo kata orang-orang hidup itu proses. Terlepas kamu menganut mazdhabnya atau tidak, namun kamu juga merasakannya kan?  Jangan terlalu sering menyalahkan.  Kesel itu wajar, capek itu wajar, kalo marah yok coba redam ego pelan-pelan. Semua berjalan sesuai  dengan doa kamu, in shaa Allah