Bayangan Kemarin aku bermimpi berjumpa pelangi Begitu dekat dan warnanya mencolok Saat aku terbangun, tanganku masih mencoba 'tuk meraihnya Sekedar ingin merasakan sentuhan bening warnanya Namun aku tersadar bahwa mimpi masih satu marga dengan imajinasi Apa kekuatanku? Tak ada Dalam kabut pagi aku bertanya Apakah pantas pandanganku tertuju pada keelokan hambaNya? Dalam kabut aku berdoa Mohon izinkan temu dengan keindahan akhlaqNya, meski terulang hanya dalam mimpi Dalam kabut aku berharap Semoga hatiku bisa menerima anugrah, meski kabut sudah tergantikan oleh surya yang nyata kehangatannya